Salat, Tolok Ukur Keadaan dan Kualitas Hati

✍️ Dr. Asri, Lc., M.A. 📅 24 Oct 2025 👁️ 92 📝 Kategori: Wawasan Keislaman
Salat, Tolok Ukur Keadaan dan Kualitas Hati
Ketika hati terasa mudah terhubung dengan Allah dalam shalat, itu tanda bahwa hati sedang bersih.
Sebaliknya, ketika hati terasa berat dan sulit khusyuk, itu adalah pertanda bahwa hati sedang terselimuti oleh dosa.

Semakin bersih hati seseorang, maka semakin kuat dan mudah ia terhubung dengan Allah.
Tapi semakin kotor hati, semakin jauh dan tebal pula penghalang antara dirinya dan Rabbnya.

Allah ﷻ berfirman:

‎وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا ۝ فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا ۝ قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ۝ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا

“Demi jiwa dan penyempurnaannya (penciptaannya).
Maka Allah mengilhamkan kepadanya jalan kefasikan dan ketakwaannya.
Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya,
dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”
(QS. Asy-Syams: 7–10)

Maka, setiap kali kita berdiri dalam shalat, tanyakanlah pada dirimu
Masihkah hati ini mudah tersambung dengan Allah dan memberikan rasa khusyuk?
Ataukah itu telah hilang karena pembiaran dari dosa-dosa?

Jadikanlah shalat itu sebagai cermin yang mengukur keadaan hati kita

Ustaz Dr. Asri, Lc., M.A. حفظه الله
(Ketua Komisi Muamalah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah)
Dr. Asri, Lc., M.A.
Dr. Asri, Lc., M.A.

Ketua Komisi Muamalah

Berikan Komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

Komentar

Chat WhatsApp